==:
@da yang mengatakan,
Ini Selasa Wage bukan?
Tidak lagi menjadi masalah andai ia dibicarakan, bicaralah sesuka hatimu kini ...
Kutermangu.. padanya yang sering bicara banyak hal tentang waktu wuku;
Hal yang termasuk sangat belum kutahu.
Penambahan akan pilihan bila ini saat yang tidak sedikit pun akan mengusiknya, jauh dari weton hingga frekuensinya, seolah penjelas tanpa menemukan kata pembantah.
Haruskah logika berkata?
Tanyaku hanya dijawab dengan gerak kecil alisnya yang memutih.
Kedua tangannya yang membuka dan dengan jelas terarah, menampakkan semakin jelas, sebuah kebebasan ia berikan, tubuhnya yang semakin condong juga mendekat seolah mendekatkan denyut dadanya menambah semakin menunjukkan kesungguhannya memusat pada apa yang dinanti untuk didengar, walau terkadang kehangatan dari hembusan nafasnya seolah menggerayangi isi kepala, mengerti semua apa yang akan terucap, semua tiada tampak karena tirai kesadaran dan kesabarannya, menanti kata demi kata yang coba kulepas dengan perjuangan sebisa mungkin dalam tata yang pantas didepannya.
Dalam kesekian rentang, jeda mengajakku menjauh dalam memanjang lebarkan kata yang telah tertuang, tiada hitungan umtung merumus banyaknya orang dapat meluaskan anggapan tentang semua itu, memutus pilihan pada apA yang ia telah lakukan karena punya alasan memberi rasa dan juga kesan, tanpa mendalam bagi setiap orang kecuali yang saat itu bersamanya.
Di atas meredupnya bara, ia angkat kuali tanah, dituang sisa isinya pada tempat lain, Sesaat ia membersihkannya lalu ia mengisinya dengan beberapa kali tuangan air bening dari dalam kendi, lalu matanya memastikan aku menanti dirinya dengan sabar. Urainya singkat tentang apa ya telah ia baru lakukan, tiada lain untuk menyiapkan secangkir teh, yang pasti lebih kusukai daripada jamu yang ia buat sebelumnya, anggukan kuberikan tiada lain karena pengertiannya.
Gambaran yang telah kuberikan, akan seorang yang telah tidak tampak olehku kini, walau sebelumnya selalu bersama tidak dipilihnya sebagai penggambaran terbanyak sebagai pemenuh keingintahuan; kesederhanaan dalam membukakan perngertian lebih banyak dalam cara melihat ukuran. Ukuran akan letak dan pemahaman akan posisi, tempat,waktu dan cara yang dipilihnya untuk menjauh, dan tiada luput beban yang ia bawa dan ia tinggalkan pada saat itu. Kesabaran dan kesederhanaan uraiannya ujarnya mendasarkan akan ikatan erat semua bagian itu, tanpa kompromi harus selalu brrhubungan; dengan kata lain pengaruh yang saling mengisi, melengkapi dan menyumbang kekuatan, dan didalamnya tidak ada gaya yang pantas disisa, atau dibawa.
Pertama kudengarkan semua saja, juga dengan anggukan namun ia sangat mengerti bila kuhanya pura-pura tahu, kemudian ia menggambarkan lagi, seperti baru akan menjauh dari pelabuhan tetapi kembali lagi merapat. "Salah satu bukti kesabaranmu yang tumbuh, saat sudah tiidak kudengar lagi darimu sebuah umpat," liriknya menggoda kelambatanku memahami bincangnya.
🤒
Tidak ada komentar:
Posting Komentar