"Oh kamu lagi...
Bila saja harus disenandungkan
Ada ungkapan di sana .....
Berkali sudah......
Namun sudahlah, jangan terlalu dihiraukan!
Intinya karena ia menerima, itu saja yang membuat dia demikian"
Dalam urainya yang tidak begitu lebar,
Karena singkatnya ia menerima suhu dan itu yang membuatnya demikian.
Dia menggambarkan keadaan yang sudah lama, juga keadaan sebelumnya.
Banyak hal yang dia ingin uraikan dengan perlahan agar nyaman perasaan dan rasional tetap menjadi milik siapa yang mendengar juga menghampirinya untuk mendapatkan sesuatu darinya, entah itu sebuat cara atau pencerahan hingga jalan penghiburan diri, terutama bagi yang msedang merasa tertekan atau terbebani.
Tiada pemekaran yang tidak beralasan, juga tidak dapat ditutup berbagai dampak yang ada setelahnya baik itu yang spontan atau yang sangat perlahan hingga tidak dapat dikenali atau dideteksi.
Selanjutnya ia memutarkan beberap tayangan, agar nyata bagi yang ada melihat proses secara visual dapat diterangkan. Bahkan hal yang sederhana bagaimana bara api , api lilin, letupan dari api yang kecil, api spiritus yang semuanya dapat menghangatkan hingga memanaskan wajan pemasak; meskipun ini bagian yang sangat sederhana menjadi lebih mudah daripada ia mengajak untuk melihat bagaimana pijaran planet yang ada digalaksi yang terletak sangat jauh dari mereka......
"oh itu sepertinya membuatmu mengantuk, ...."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar