Selayang pandang saja
Kukenali ia bukanlah
Sebagai kekasih gelap
Seperti sebagian cara orang
Memandang keadaannya
Tidak seutuh kenyataan
Kekasih setia dimana jiwa berada
Tidak tanpa tujuan pernah melabuhkan
Titik temu pencapaian laksana tingginya
tempat yang telah ingin dituju pemanjat
Seperti dirinya yang tidak mudah percaya
Bahwa ia dapat mencapai begitu saja
Sebagaimana yang dialami oleh banyak pemanjat
ia pun sempat ada dalam gelap dan ragu akan arah
Namun keberpihakan akan bakti dan muliannya janji
Pada bagian ujung kisah lakunya pernah ia tancapkan
Dari kejauhan rentang pemikirannya untuk dijadikan
Kelak menjadi alat penerang yang pasti akan berguna
Untuknya disediakan
Untuknya disiapkan
Agar terjaga selalu adanya sumber
Yang akan menjadi asupan tenaga
Yang akan membantu melengkapi
Dalam mengalirkannya semakin jauh
Meskipun memantul bagai milik sang surya
Nampak di malam sepi melalui rembulan
Namun bagi diri ini ia adalah
Milik sejatinya jiwa siang dan malam......
Bagai lantunan kisahnya
yang mengalun bersama dawai tua itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar