Pengoyakan

 

Relung bagai tergantung, di bawah bola matanya seolah tiada yang ingin disisakan untuk begitu saja kenangan terkatung oleh gelombang tanya, deras menghujam setiap hela nafasnya seraya melekukkan gumpalan salju demi menampakkan bentuk kisahnya, bagi lompatan telinga yang rela mendekat dipenuhi kehausan akan pengertian dan arti dari kesinambungan, rela walau harus mengusap keringat pada kulit berdakinya.

Keingintahuan akan apa yang memanaskan dan mematangkan bukan inti yang dicorat-coretkan sebagai sketsa maksud kedatangan dan gunjing tutur cakap pengisi malam itu, terbuka pintanya seolah katakan saja sesuatu tentangnya, tentang ia sebagai masa lalu yang sudah tidak mungkin begitu saja dengan dikembalikan dengan mono-dimensions?

Tidak perlu tergesa, tidak ada yang harus dikejar, ....pukul @n...
Ges3k@n
H@Gemini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar