Pencari Sang Pemberani

 


patrap di balai wejangan, beberapa wajah pendatang memasang telinga seolah tiada ingin kehilangan setiap tuturan pesolek lembah itu, yang membuat sepinya tempat kini tidak lagi dengan hilir lalu lalangnya para pencari, citra yang dengung kisahnya diseantero tempat pemilik akal sehat, yang terkadang hanya ingin rehat

tiada bersit untuk memberikan kekecewaan, kepada yang telah lama punya angan ingin disana , tiada pula terdengar tampik akan anggapan yang disematkan oleh mereka... sadar akan pikiran dan anggapan itu adalah milik mereka, tiada guna merampas benda yang tidak tampak itu.... begitu ringan cara pikirnya seringan ia mengangkat alis dan membuka matanya lebar -lebar, tertebar menyapu keramahan pandangan pada setiap mata yang memandang dan menanti suaranya....

kenampakan gender sex yakqn alasan merunut mundur berani maju berani tatanan kesatuan maya.... pada.......



Tidak ada komentar:

Posting Komentar